Sempat dikira sebagai pengunjung, pelaku tiba-tiba menggunakan martilnya untuk memecahkan salah satu kaca etalase tempat yang digunakan untuk memajang perhiasan emas. “(Kaca etalase) dipecahkan dua kali,” ujar Samun.
Setelah memecahkan kaca etalase, pelaku menggondol sekira 15 gelang emas dengan berat bervariasi dan kabur ke arah utara atau ke arah hutan jati Dawarblandong.
“Sempat mau dilempar batu oleh warga, tapi berhasil dihindari oleh pelaku,” tandas Samun.
Usai kejadian, pemilik toko emas langsung mendatangni Polsek Jetis untuk melaporkan perampokan tersebut. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.










