Kesuburan Tanah Kota Batu Turun, ini yang Dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Kota Batu

"Untuk yang demplot masing-masing kelompok tani mendapatkan pupuk organik 4 ton, yang revitalisasi mendapatkan 13 ton kecuali Desa Punten mendapatkan 12 ton, ditambah agen hayati dan PGPR (plant growth promoting rhizobakteri)) serta dolomit. Sedangkan untuk demplot mendapatkan pestisida, pupuk NPK Phonska agen hayati dan PGPR serta dolomit," ujarnya.

Bantuan itu diharapkan bisa memperbaiki kesuburan tanah, khususnya di wilayah lahan apel untuk meningkatkan produktivitas apel Kota Batu.

"Kesuburan tanahnya kita perbaiki supaya meningkatkan organik tanahnya. Pemberian PGPR untuk menambah mikrobiologi tanahnya, meningkatkan kesuburan tanah, dan ketahanan terhadap penyakit. Untuk tanaman apel dengan dilakukan revitalisasi lahan yang setiap tahun diprogramkan, maka pelan-pelan akan membuat lahan pertanian apel khususnya akan pelan-pelan memperbaiki khususnya kesuburan tanah C organik," terang Dulkamar.

Ia mengungkapkan, rata-rata hasil laboratorium yang optimal itu minimal 5%. Sementara di Kecamatan Bumiaji rata-rata di bawah 5%, kecuali di wilayah Gabes yang masih bagus. Sedangkan Dusun Junggo Desa Tulungrejo ke bawah kurang dari 5%.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: