Dugaan Pencabulan Santriwati Terjadi di Tuban, Korban Sampai Melahirkan

Meski telah mengetahui tragedi itu, namun kedua orang tua korban hanya bisa terdiam dan tidak berani menuntut pelaku karena takut jika melaporkan kejadian yang menimpa anaknya. Sebab, pria yang diduga menjadi pelaku tindakan itu ialah putra dari seorang kiai pemilik pondok pesantren atau lembaga pendidikan keagamaan.

"Kasihan sekali, orangtuanya itu tidak berani lapor polisi, terus takut menuntut pelaku karena pelakunya itu anak kyai yang sangat dihormati warga kampung," ujarnya, Jumat (22/7/2022).

Lebih lanjut, korban merupakan santriwati di ponpes milik orang tua yang diduga menjadi pelaku. Aksi pencabulan tersebut diduga terjadi saat korban sedang bermalam dan tidur di ponpes atau lembaga pendidikan keagamaan. Apalagi, santri lain yang merupakan teman dari korban pernah melihat anak kiai yang diduga sebagai pelaku melakukan aksi bejatnya pada malam hari.

"Sebelumnya setiap sore hari para santri di desa ini mengaji lalu malamnya pulang. Tapi, sejak tahun lalu semua santri harus bermalam dan tidur dibangunan semacam aula. Yang santri laki tidurnya di bawah dan yang perempuan tidur di lantai atas," paparnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dugaan Pencabulan Santriwati Terjadi di Tuban, Korban Sampai Melahirkan - Halaman 2