TUBAN,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 65 anak mengikuti khitan massal yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haul ke-517 Sunan Bonang di Kompleks Masjid Astana Makam Sunan Bonang, Rabu (24/6/2026).
Sekretaris Panitia Pelaksana Haul Sunan Bonang, Jamal, mengatakan sebagian besar peserta berasal dari Kabupaten Tuban.
Namun, kegiatan tersebut juga diikuti peserta dari luar daerah, seperti Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang mengusung tema "Merawat Tradisi, Memperkuat Eksistensi, dan Menjaga Harmoni" itu digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Khitan massal tersebut juga menjadi agenda rutin tahunan yang selalu mendapat sambutan antusias dari warga.
“Untuk khitan massal ini, kami dari panitia menyediakan dua metode khitan, yakni metode calak (tradisional) dan metode medis. Jadi mereka bisa memilih salah satu,” ujar Jamal.
Panitia juga menyiapkan bingkisan bagi seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi setelah menjalani proses khitan.
"Kami memberikan mereka seperangkat alat sholat dan uang hadiah, agar mereka senang," tambahnya.
Salah seorang wali peserta, Agus Wito, warga Kelurahan Karangsari, mengaku bersyukur dapat mengikutsertakan putranya dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, keputusan mengikuti khitan massal justru datang dari keinginan anaknya sendiri.
“Sebenarnya mau khitan tahun depan, tapi dia ingin ikut tahun ini, jadi langsung saya daftarkan. Kegiatan ini juga sangat membantu kami, karena selain gratis, anak saya juga mendapatkan bingkisan," katanya.
Khitan massal merupakan salah satu agenda dalam rangkaian Haul ke-517 Sunan Bonang yang telah dimulai sejak 16 Juni 2026 melalui kegiatan pertemuan alim ulama. Selanjutnya, panitia menggelar Tahtimul Quran Bi Nadhor pada 21 Juni sebagai bagian dari rangkaian peringatan haul. (van)









