Menurut Abu Bakar, harga komoditas pertama yang ditemukan mengalami kenaikan yakni minyak goreng. Lalu oleh TPID Kota Kediri dilakukan intervensi dan sekarang ini harga minyak goreng di kisaran harga 14 ribu sampai 15 ribu.
Harga tersebut sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan oleh pusat. Lalu ada lagi ditemukan harga yang cenderung naik yakni rokok filter serta daging ayam.
“Sekarang ini ditemukan lagi telur ayam. Yang InsyaAllah nanti akan diintervensi juga. Jadi setiap menemukan sesuatu, kita rapatkan dan kita lakukan intervensi. Sistem intervensinya kita akan melakukan operasi pasar. Harapan dengan intervensi operasi pasar itu akan cendedrung stabil lagi,” ungkapnya.
Ia mengimbau untuk masyarakat tidak perlu khawatir, karena TPID Kota Kediri akan selalu menjaga ketersediaannya. Masyarakat belanja secukupnya saja, jangan belanja berlebihan agar harga tidak naik.










