Sebelumnya sebanyak 26 granat aktif tersebut ditemukan seorang warga yang sedang menggali tanah guna membangun fondasi rumah. Granat aktif itu ditemukan Jumat (11/11/2022) kemarin.
"Jadi granat ini diduga bekas perang kemerdekaan. Kondisinya sudah berkarat, namun masih aktif," pungkas Argo.
Orang yang menemukan benda asing tersebut adalah Suyadi warga desa setempat saat sedang menggali tanah untuk fondasi rumah. Pertama kali ditemukan, Suyadi hanya melihat 6 buah granat. Takut akan temuan granat tersebut, Suyadi kemudian melaporkannya ke pihak desa dan diteruskan ke Polsek Nglegok.
Lahan kosong milik warga tersebut kemudian langsung dikepung polisi. Guna mensterilkan wilayah menghindari hal-hal tak diinginkan.










