Kapolres Probolinggo, AKBP Tengku Arsya Khadafi membenarkan jika tersangka adalah pelaku tunggal pembunuhan Suto Eferri. Pelaku membunuh menggunakan sebilah celurit yang sengaja dibawanya.
"Motifnya adalah asmara. Pelaku yang sedang bekerja di Kalimantan pulang memastikan kebenaran informasi itu," ujar Kapolres Arsya, saat memimpin rilis di mapolres, Senin (28/11).
BACA JUGA:Terbukti Cabuli Santriwati, Pengasuh Ponpes di Kabupaten Probolinggo ini Divonis 4 Tahun 8 Bulan
Setelah mengetahui istrinya menjalin asmara terlarang itu, pelaku yang membawa celurit langsung mencegat korban dan menyabetkan senjata tajam itu ke tubuh korban hingga bersimbah darah.
"Korban kalap dan menyabetkan celurit yang dibawanya ke tubuh korban hingga bersimbah darah," tegasnya.










