Selain Kiai Asep tampak Sekjen Pergunu Dr Aris Adi Leksono, Waketum Pergunu, Ahmad Zuhri, Wakil Ketua Pergunu Dr Saepullah dan beberapa pimpinan Pergunu lain. Acara Rakornas itu berlangsung dua hari, Senin hingga Selasa (2--21/3/2023).

Gus Barra – panggilan Muhammad Al-Barrra – mengungkapkan bahwa Kiai Wahab dan Kiai Chalim sangat gigih mendirikan NU lantaran saat itu terjadi pergulatan sengit antara kiai-kiai pesantren dengan kelompok yang mengklaim diri sebagai Islam modernis. Bahkan kiai-kiai NU dihina oleh kelompok lain.
“Para kiai saat itu dihina habis-habisan oleh SI (Syarikat Islam), Muhammadiyah, dan Al-Irsyad, karena tahlil, qunut dan lainnya,” kata Gus Bara yang disertasinya berjudul Naskah Perjuangan Kiai Abdul Wahab: Edisi Teks dan Kajian Historiografi Nahdlatul Ulama Karya Kiai Abdul Chalim. Disertasi itu sudah diuji dalam Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, Selasa (28/6/2022).










