Namun, Mas Abu mengingatkan keberadaan bandara dan jalan tol tidak hanya akan membawa dampak positif bagi, namun juga dampak negatif bagi Kota Kediri. "Hal itu harus disikapi bersama," katanya dalam acara yang diisi dengan tausiyah oleh KH. Kafabihi Mahrus dan doa oleh KH. Abdul Hamid tersebut.
Ia mewanti-wanti dampak pergeseran sosial, psikologi, dan budaya akibat adanya bandara dan jalan tol. Caranya, dengan memperkuat toleransi di Kota Kediri.
"Siapa pun boleh masuk, tapi kearifan lokal Kota Kediri harus dijaga sebaik-baiknya," tegasnya.
Abu Bakar juga mengajak seluruh pihak agar menjaga kenyamanan dan keamanan Kota Kediri. Apalagi, Kota Kediri sudah meraih predikat sebagai kota terbahagia dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.










