Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat menunjukkan barang bukti pengeroyokan yang dilakukan para gangster di Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan sepuluh anak yang masih dibawah umur, atas kasus pengeroyokan yang menewaskan korban M. Daudy Ardiansyah (18) warga Desa/Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Senin (22/5/2023) lalu.
Motif dari pengeroyokan itu sendiri, adalah tantangan antar gangster melalui media sosial. Saat kedua kelompok tersebut bertemu, justru kelompok korban kalah jumlah, hingga akhirnya Daudy menjadi sasaran pengeroyokan.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Ungkap 33 Kasus Narkotika Selama Mei 2026, Total BB Disita Hampir Rp45 Miliar
- Tinggal Sekamar Kos, Pria di Sidoarjo Setubuhi Anak Kandung Berusia 17 Tahun hingga Hamil
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya sudah mengamankan 10 tersangka yang semuanya masih dibawah umur. Ia juga menyebut, dari Kecamatan Kota, terdapat 7 tersangka diantaranya, AM (17), MPA (17), DM (15) warga Pucanganom, Sidoarjo Kota, PMS (15) serta MFM (17) warga Desa Banjar Bendo, Sidoarjo Kota.
Sedangkan, RAI (17) Kel. Magersari, Sidoarjo Kota, dan KRP (16) warga Kel. Sidokumpul, Sidoarjo Kota. Untuk tiga tersangka lainnya warga kecamatan Candi diantaranya berinisial MAP (16) dan ASR (15) warga Desa Kalipecabean, dan RYE (16) warga Kendal Pecabean, Candi.
"Mereka semua rata-rata pelajar SMP dan SMA," ujarnya, (24/05/23).
Dari hasil pemeriksaan para tersangka dan saksi, Kusumo menjelaskan, berawal dari kelompok tersangka dan korban saling tantang-tantangan di medsos. Kelompok korban adalah Gangster Sidoarjo Brawl, sedangkan kelompok tersangka adalah Gangster RSG 21 Surabaya (Rusia 21 Gangster Surabaya). Kemudian tantangan tersebut diteruskan kepada kelompok Remaja 21 Komplek dan kelompok T3HEROES.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




