Ilustrasi.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Polresta Sidoarjo hingga kini belum juga bisa mengungkap identitas dari korban mutilasi. Terlebih, hingga saat ini baru ada dua potongan tubuh saja yang berhasil ditemukan.
Kedua potongan tubuh yaitu badan korban dan juga kaki korban itu sudah teridentifikasi memiliki kecocokan. Namun, lengan dan juga telapak kaki korban masih menghilang.
BACA JUGA:
- Polresta Sidoarjo Salurkan 100 Hewan Kurban pada Iduladha 1447 Hijriah
- Tabrak Tossa, Bus Bagong Alami Kecelakaan Karambol di Krian Sidoarjo, 3 Orang Alami Luka
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
Saat dikonfirmasi, Kamis (15/6), Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro masih belum bisa mengatakan banyak hal.
"Masih belum ada banyak hal, masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
Begitu pun pos aduan yang dibuat Polresta Sidoarjo untuk pelaporan jika ada orang dengan kecocokan ciri tersebut, nampaknya belum membuahkan hasil yang signifikan.
Kusumo mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang melapor. Akan tetapi belum ada satu pun yang memiliki ciri ataupun waktu hilang sesuai identifikasi mayat.
"Ada dari Surabaya, kemudian Sidoarjo, Gresik, Madura, juga yang melapor ke kami," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




