Selanjutnya dari jumlah tersebut, sebanyak 6.666 orang dengan skor tertinggi akan diambil dan masuk dalam daftar calon sementara penerima bantuan modal tahap pertama. Sedangkan sisanya sebanyak 3.538 orang akan diusulkan menjadi daftar calon sementara penerima banmod tahap kedua.
“Setelah melakukan rapat koordinasi penyusunan daftar calon sementara penerima banmod Sabtu (10/6) lalu, sesuai pagu anggaran bantuan maka kita ambil 6.666 orang menjadi daftar calon sementara penerima banmod tahap pertama,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, Disperdagin Kota Kediri bahkan membuka layanan aduan masyarakat di masing-masing kelurahan. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat terlibat langsung dan ikut dalam proses validasi dan verifikasi calon penerima bantuan modal.
“Tanggal 14 Juni lalu sudah kita kirimkan data 6.666 orang tersebut ke kelurahan masing-masing. Kita juga buka aduan sampai tanggal 27 Juni 2023. Dengan harapan di tahap verifikasi akhir ini ada tanggapan dari kelurahan dan masyarakat terkait kebenaran identitas calon penerima, apakah benar warga kelurahan tersebut atau dicurigai tidak punya usaha, dll,” ungkapnya.










