Mereka setiap hari ini bekerja istilahnya ya tiap hari ini bekerja rata-rata satu malam itu empat kali," jelasnya.
Masih menurut kapolres, modus operandi yang mereka gunakan Kabel Trafo tersebut dipotong menggunakan alat dan modal nekat, karena ketika melakukan aksinya, ia tanpa menurunkan tekanan yang ada di panel.
BACA JUGA:Polres Mojokerto Kota Gelar Silaturahmi Sabuk Kamtibmas, Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat
“Jadi 4 orang ini sudah bagi-bagi tugas ada yang, tugasnya melakukan pemotongan kemudian ada yang tugasnya narik kabelnya kemudian ada yang potong potong kabel tembaga murni 150 mm" jelas Wiwid.
Ia mengatakan, bahwa dari satu gardu, mereka bisa mendapat keuntungan jutaan rupiah.










