KM. Darussalam Kapal yang tenggelam di Dermaga Branta Pesisir, Kabupaten Pamekasan, hanya terlihat bagian atasnya.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polisi mengungkap penyebab tenggelamnya kapal KM. Darussalam di Dermaga Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/7/2023).
Ipda Isrok, Kasatpol Air Polres Pamekasan, menyampaikan tenggelamnya kapal bermesin 6 silinder milik Warisin (50) tersebut akibat dihantam ombak tinggi dan tersapu angin kencang.
BACA JUGA:
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
"Sekitar pukul 00.30 WIB, di perairan sekitar Pelabuhan Branta Pesisir terjadi ombak tinggi di sertai angin kencang yang mengakibatkan KM. Darussalam berbenturan dengan kapal yang parkir di sebelahnya secara terus menerus," terang Isrok.
"Diperkirakan karena benturan tersebut, KM. Darussalam diperkirakan mengalami kebocoran dan tenggelam," katanya.
Ia mengatakan dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Sebab, tidak ada seorang pun di dalam kapal tersebut. Namun, Warisin sang pemilik kapal, mengalami kerugian materiil hingga mencapai Rp50 juta.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama BPBD dan masyarakat sempat berusaha untuk menarik kapal tersebut ke pinggir pantai. Namun dikarenakan keterbatasan alat, sehingga penarikan tersebut dilanjutkan besok. (dim/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




