Satpolairud Perluas Radius Pencarian KMN Entok, Keluarga Korban Minta Operasi Dilanjutkan

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pihak keluarga awak Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok secara tegas meminta agar radius pencarian kapal yang hilang kontak segera diperluas. Desakan ini disampaikan langsung dalam pertemuan intensif yang berlangsung haru bersama Satpolairud Polres Lamongan, Basarnas, dan sejumlah instansi maritim di Kantor Basarnas Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Senin (13/7/2026).

Keluarga korban meminta tim SAR gabungan tidak hanya berfokus pada perairan terbuka, melainkan juga menyisir pulau-pulau kecil yang tidak berpenghuni. Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat hingga saat ini keberadaan kapal maupun krunya masih misterius dan belum menunjukkan titik terang.

Menanggapi permintaan tersebut, Kasatpolairud Polres Lamongan, AKP Guntur, menjelaskan bahwa koordinasi lintas jajaran Satpolairud di wilayah Jawa Timur sebenarnya sudah dimaksimalkan sejak awal. Namun, menyikapi tuntutan terbaru dari pihak keluarga, pihaknya akan segera menyelaraskan kembali strategi taktis di lapangan.

"Kami dari Satpolairud Polres Lamongan memastikan bahwa berbagai upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal. Kami terus membangun koordinasi yang solid dengan seluruh jajaran Satpolairud di wilayah hukum Jawa Timur untuk memantau setiap pergerakan dan informasi di laut," ujar Guntur.

Saat difasilitasi untuk melakukan komunikasi langsung via sambungan telepon dengan pimpinan Basarnas Surabaya, perwakilan keluarga menyampaikan beberapa poin harapan.

Pertama, perluasan radius ke pulau kosong yang tidak berpenghuni, lengkap dengan bukti dokumentasi otentik berupa foto dan video.

Kedua, keluraga memohon ada perwakilan yang diizinkan ikut serta berlayar dan dilibatkan langsung dalam proses pencarian fisik di pulau-pulau tersebut.

Ketiga, meminta perhatian langsung dari Kepala Basarnas pusat agar operasi pencarian ini terus dilanjutkan dan tidak dihentikan. 

Di sisi lain, dukungan juga datang dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Lamongan. HNSI mengonfirmasi bahwa maklumat mengenai hilangnya KMN Entok telah disebarluaskan secara masif melalui jaringan radio kapal nelayan serta media komunikasi pelayaran resmi.

Secara terpisah, Kapolres Lamongan melalui Kasihumas Ipda M. Hamzaid, menegaskan bahwa jajaran kepolisian melalui Satpolairud akan terus berdiri bersama keluarga korban dan bersinergi total dengan Basarnas guna mendukung skenario perluasan wilayah pencarian.

"Kami memahami harapan besar dari keluarga korban. Polres Lamongan bersama seluruh unsur SAR akan terus berkoordinasi dan memberikan dukungan penuh terhadap proses pencarian sesuai prosedur yang berlaku. Semoga upaya bersama ini segera membuahkan hasil," pungkas Ipda M. Hamzaid.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: