LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok asal Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, dilaporkan hilang kontak saat melaut mencari ikan di Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep.
Sebanyak 20 orang yang terdiri atas nakhoda dan anak buah kapal (ABK) hingga kini masih dalam pencarian.
KMN Entok diduga terakhir kali berada di sekitar Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Laporan hilangnya kapal tersebut diterima Satpolairud Polres Lamongan pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Laporan disampaikan Ketua Rukun Nelayan Desa Blimbing, Nurwakit, bersama pemilik kapal, Andik.
Keduanya melaporkan kapal yang membawa puluhan awak itu belum kembali ke pelabuhan dan tidak dapat dihubungi sejak berangkat melaut.
Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur melalui Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan adanya laporan hilangnya KMN Entok.
Berdasarkan laporan yang diterima, KMN Entok yang dinakhodai Siswanto (45) bersama 19 anak buah kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB menuju Perairan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, untuk mencari ikan.
"Hingga saat ini kapal belum kembali ke Pelabuhan PPN Brondong, padahal dalam kondisi normal kapal tersebut biasanya kembali setelah sekitar 18 hari melaut," ujar Ipda Hamzaid, Kamis (2/7/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama anggotanya langsung berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis, serta Syahbandar PPN Brondong untuk melakukan pencarian dan pemantauan terhadap keberadaan KMN Entok beserta seluruh awak kapal.
Selain menerima laporan dari pemilik kapal, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan guna mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh awak kapal.
Sinergi antarlembaga terus diperkuat sebagai upaya mengoptimalkan pencarian terhadap kapal yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
"Sinergi ini dilakukan agar proses pencarian dapat berjalan secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada seluruh nelayan maupun kapal yang melintas di sekitar Perairan Kangean agar segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat keberadaan KMN ENTOK. Semoga seluruh awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," ungkapnya. (van)










