"Selain menyalakan 4 flare asap, tersangka memasuki kawasan blok savana atau yang dikenal bukit teletubbies tanpa izin," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana saat memimpin rilis pers di mapolres setempat, Kamis (7/9/2023) sore.
Menurutnya, kasus itu bermula ketika petugas TNBTS melihat ada kebakaran savana sekira pukul 11.30 hari Rabu (6/9/2023) lalu. Selanjutnya, petugas langsung melaporkan kejadian kebakaran savana itu ke SPKT Polsek Sukapura.
Akibat kebakaran itu, sekira 50 hektare lahan savana ludes terbakar. Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan pemadaman.
"Pelapor melaporkan kebakaran itu ke SPKT Polsek Sukapura. Petugas yang dibantu kanitreskrim akhirnya melakukan olah TKP dan menemukan 5 selongsong flare asap warna merk golden eye dan satu buah korek api. Semua barang itu telah diakui milik tersangka," terang kapolres.










