"Menelantarkan pasien yang sedang menderita tekanan darah tinggi akut dan membutuhkan penanganan cepat dapat berakibat fatal bagi si penderita," tambahnya.
Untuk itu, Syarif menyayangkan pegawai dan pelayanan Puskesmas Pandian yang menurutnya melanggar jam operasional.
BACA JUGA:Antrean BBM di Sumenep Kembali Mengular, Konsumen Rela Cari Informasi Sebelum Isi Bahan Bakar
"Semua orang sudah pada tahu bahwa Puskesmas Pandian sudah lama serbagai pilot project atau sebagai puskesmas percontohan," ujarnya.
"Bukankah Kabupaten Sumenep memiliki tagline 'Bismillah Melayani', mestinya masyarakat turut menjaga nama yang disematkan oleh warga Kabupaten Sumenep," tambahnya.










