Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudho Margono juga mengajak seluruh jajaran TNI dan Polri di seluruh wilayah untuk bersama-sama menjalankan komitmen damai dalam pelaksanaan pemilu 2024. Panglima TNI menegaskan pentingnya netralitas TNI dan Polri dalam pemilu sebagai kunci keberhasilan pemilu damai.
"Deklarasi damai kita laksanakan di seluruh wilayah ini menjadi langkah yang sangat bagus untuk menjaga agar pelaksanaan pemilu 2024 dapat berlangsung dengan damai, aman, lancar, dan sejahtera. Kita sampaikan TNI dan Polri harus netral dalam pemilu, ini merupakan kunci utama kita bisa melaksanakan atau menjaga pemilu ini terlaksana dengan baik," tegas panglima.
Pembacaan ikrar pemilu damai diikuti perwakilan MUI, DMI, PW Muhammadiyah, PWNU, LDII, Kadin, Hipmi, Apindo, PWI, dan Aliansi Jurnalis Independent.
Selain itu, ada juga perwakilan dari asosiasi kepala desa, Ikatan Pencak Silat Indonesia, KNPI, serikat pekerja, rumah kebangsaan, asosiasi pedagang kaki lima, napiter, Cipayung Plus, KPU, Bawaslu, IDI, dan APLI.










