Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan

Kunjungi Purabaya, Kapolri Listyo Sigit Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba dan Armada Layak Jalan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan personel dan fasilitas pelayanan di Terminal Purabaya.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Purabaya mulai menunjukkan eskalasi. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan personel dan fasilitas pelayanan di terminal tersibuk di Jawa Timur tersebut, Minggu (15/3/2026).

Dalam kunjungan ini, Kapolri didampingi oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, serta Bupati Sidoarjo Subandi.

Kapolri menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan penumpang di dalam bus, mengecek pos kesehatan, serta memantau operasional pelayanan rute antarkota, antarprovinsi (AKAP), hingga antarpulau.

“Tadi kita berinteraksi dengan masyarakat yang menggunakan kendaraan bus untuk mudik ke arah timur, maupun ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antarkota, antarprovinsi, dan juga antarpulau,” ujar Kapolri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapolri mengungkapkan bahwa volume penumpang telah mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir.

“Secara umum kita lihat memang sudah mulai terjadi peningkatan terhadap jumlah penumpang, naik kurang lebih 30 persen selama kurun waktu tujuh hari dan terus meningkat,” terangnya.

Menyikapi lonjakan tersebut, Polri memperketat prosedur keselamatan. Jenderal Listyo Sigit memastikan bahwa ramp check kendaraan dan pemeriksaan medis bagi para pengemudi dilakukan secara rutin tanpa pengecualian.

“Tadi kita lihat ada proses pemeriksaan ram check, kemudian proses pemeriksaan tes urine termasuk alkohol. Ini penting agar keselamatan penumpang maupun pengemudi betul-betul terjaga,” jelasnya.

Kapolri memberikan peringatan tegas kepada operator bus dan pengemudi untuk mengutamakan keselamatan jiwa di atas segalanya. Ia meminta perusahaan otobus (PO) untuk menyiapkan sopir cadangan, terutama untuk rute jarak jauh.

“Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jaraknya jauh saya minta juga disiapkan sopir cadangan sehingga kita bisa menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan,” tegas Kapolri.

Di sela-sela peninjauan, Kapolri juga membagikan bingkisan dan mainan kepada anak-anak pemudik sebagai bentuk empati dan perhatian kepolisian terhadap masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh. Ia berharap sinergi lintas sektoral ini mampu mewujudkan mudik 2026 yang aman, lancar, dan berkesan hingga warga tiba di kampung halaman dengan selamat. (cat/rev)