Oknum TNI Diduga Aniaya Polisi di Surabaya

Ringkasan Berita
  • Mayor Laut Marthen Otti Takege (MOT) diduga memukul hingga pingsan Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono, di Surabaya setelah cekcok dengan warga keturunan Tionghoa usai pesta minuman keras.
  • Korban dilarikan ke RS William Booth untuk perawatan intensif dan polisi membenarkan kejadian tersebut, sementara oknum TNI dilumpuhkan oleh aparat Kogartap III saat melawan.
  • Kepala Bagian Penerangan AAL membenarkan MOT adalah anggota TNI AL yang bertugas di bagian keuangan sejak Desember 2025 dan sebelumnya dinas di Arhanur Juanda.
  • Kasus ini kini ditangani oleh Provos AAL dan Gubernur AAL akan memproses secara hukum, dengan TNI AL menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Seorang anggota TNI AL berpangkat Mayor Laut berinisial MOT diduga melakukan pemukulan terhadap Kanit Samapta Polsek Tegalsari, Iptu Agus Mujiono, di halaman parkir Cafe & Pub Handsman, Jalan Dr. Wahidin, pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekira pukul 01.50 WIB.

Seorang saksi mata Gondrong (45), warga Kampung Malang Tengah, menyebut penganiayaan terjadi setelah MOT terlibat cekcok dengan seorang warga keturunan Tionghoa usai pesta minuman keras di dalam kafe. Korban sipil sempat berlari keluar sambil berteriak minta tolong, sementara MOT mengejarnya dengan mobil Inova Reborn hingga ke Jalan Tamrin.

Di sana, MOT dihadang aparat Polsek Tegalsari dan Kogartap III. Saat upaya meredam, MOT justru melawan dan memukul Iptu Agus Mujiono hingga pingsan. 

Korban kemudian dilarikan ke RS William Booth Surabaya untuk perawatan intensif. Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, membenarkan kejadian tersebut.

"Benar adanya aksi pemukulan kepada Kanit Samapta Polsek Tegalsari, sehingga harus dilakukan perawatan intensif. Selanjutnya akan kami infokan, ini masih masa penyelidikan," katanya saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Mengetahui rekannya dipukul, aparat Kogartap III melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan MOT. Kepala Bagian Penerangan AAL, Letkol Arif K. Yuliar, membenarkan bahwa MOT adalah Mayor Laut Marthen Otti Takege, anggota yang bertugas di bagian keuangan sejak Desember 2025.

"Benar bahwa yang bersangkutan adalah anggota AAL, dan sebelumnya dinas di Arhanur Juanda. Kemudian pindah ke AAL pada Desember 2025," tuturnya.

Arif menegaskan, kasus ini kini ditangani Provos AAL.

"Kami selaku TNI AL mengucapkan permintaan maaf kepada masyarakat. Dan kini oknum anggota telah ditangani oleh Provost AAL. Gubernur AAL akan bertindak tegas dan memproses secara hukum yang berlaku," ucapnya. (rus)