LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kebakaran rumah mewarnai bulan Ramadhan yang sekarang sudah memasuki hari ke 27 ini. Tiga rumah di Desa Padengan Ploso Kecamatan Pucuk ludes dilalap api Selasa (14/7) siang.
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, api kali pertama diketahui Aisyah (48) dan Sudarnik (48) warga sekitar pukul 14.30 wib. “Ada barang yang jatuh, saat dilihat api dari dapur rumah milik Abdul Fattah,“ ungkap Aisyah pada polisi.
BACA JUGA:
- Gudang PT Ababil di Lamongan Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp150 Juta
- Rumah dan Kandang Kambing di Lamongan Terbakar, Satu Ekor Mati Terpanggang
- 4 Rumah Warga di Sekaran Lamongan Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Tembus Rp400 Juta
- Dua Rumah di Lamongan Ludes Terbakar, Ibu dan Anak Tewas Terpanggang
Melihat adanya api, Aisyah pun berteriak berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Namun api dengan cepat menyebar dan merembet ke rumah sebelah milik, Masduki (45) dan Suminten (65) yang letaknya berdempetan.
Upaya warga untuk menyelamatkan harta benda di tiga rumah ini juga sia-sia karena bahan bangunan yang dipakai di rumah tersebut adalah bahan yang mudah terbakar. Warga pun hanya bisa memandang api melahap tiga rumah beserta isinya menjadi arang.
Paur Subbag Humas Polres Lamongan, Ipda Raksan yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran ini. “Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat hubungan pendek arus listrik (konsleting) yang menjadi pemicu kebakaran," ungkapnya.
"Apalagi ketiga rumah terbuat dari kayu, sehingga membuat api langsung membesar. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 600 juta," imbuhnya. (ais/rvl)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




