Korban Wardatun Thoyyibah (kiri) bersama suami dan anaknya. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Camat Dukun, Gunawan Purna Atmaja, mengaku intens berkoordinasi dengan Polsek Dukun untuk mengungkap kasus perampokan disertai pembunuhan yang menimpa warganya.
Korban adalah, Wardatun Thoyyibah (29), warga Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.
BACA JUGA:
- Ratusan Personel Polres Gresik Dikerahkan di Haul Habib Abu Bakar Assegaf ke-71
- Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Curanmor 4 TKP Usai Melawan saat Dibekuk Anggota Polres Gresik
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Gresik: Jangan Biarkan Pancasila Hanya Jadi Pajangan di Dinding
"Begitu saya dapat kabar itu langsung kontak teman-teman Polsek Dukun dan Kepala Desa (Kades) Imaan. Ini saya masih terus komunikasi untuk memantau perkembangannya," ucap Gunawan saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Sabtu (16/3/2024).
Menurutnya, petugas kepolisian tengah bekerja untuk mengusut dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap agen BRI Link tersebut.
"Kami sudah tanyakan, ada uang korban mencapai ratusan juta yang dibawa kabur pelaku," tutur mantan Camat Menganti ini.
Sejauh ini, tambah Gunawan, pihaknya masih menunggu perkembangan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolsian.
"Soal penyelidikan kasus tersebut ranah kepolisan. Saya masih menunggu kabarnya. Yang pasti saya selaku pemangku wilayah (Camat Dukun) terus komunikasi," pungkasnya. (hud/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




