"Untuk perkembangan masih proses," ucap Kepala Dinas KBP3A Gresik, dr. Titik Ernawati saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Sabtu (23/3/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Agen BRILink di Desa Imaan, menggemparkan masyarakat, Sabtu (16/3/2024).
BACA JUGA:Petronite Fest 2026 Libatkan 670 UMKM, Wabup Gresik Beri Apresiasi: Dongkrak Ekonomi Daerah
Sebab, korban Wardatun Thoyyibah dibunuh dengan sadis saat tidur di kamarnya. Terdapat 4 tusukan benda tajam di leher depan, belakang, dan dada.
Dalam perampokan itu, pelaku berhasil menggasak uang korban sebesar Rp150 juta beserta handphone.










