Yoni Fariza, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Trenggalek, saat memberi keterangan kepada wartawan. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pencarian korban terseret arus Sungai Kedak memasuki hari kedua, Sabtu (13/4/2024). Hingga sore hari, tim gabungan belum berhasil menemukan korban.
Padahal, tim sudah menyusuri Sungai Kedak sejauh 5 km dari TKM (tempat kejadian musibah) di Perumahan Wilis Indah 2, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
BACA JUGA:
- Dinkes Kota Kediri dan BNN Ajak Mahasiswa Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
- Wali Kota Kediri Hadiri Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien
- 38 PNS Kediri Naik Pangkat, Mayoritas Guru Diminta Tingkatkan Kualitas Pendidikan
- Warga Jangan Panic Buying! Inflasi Kota Kediri Capai 3,27 Persen pada Mei, Ini Pemicunya
Karena belum membuahkan hasil, pencarian akan dilanjutkan esok hari.
Yoni Fariza, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Trenggalek, mengatakan pencarian pada hari kedua tetap menggunakan rantai manusia atau dengan cara susur sungai.
"Besok (14/4/2024) pencarian akan kami perluas sampai di DAS Sungai Brantas dengan menggunakan perahu karet," ucapnya ditemui usai proses pencarian, Sabtu (13/4/2024).
Menurut dia, pencarian akan dilaksanakan selama 7 hari atau sampai korban ditemukan. Untuk sementara, tim SAR gabungan terdiri dari 60 personel yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD Kota Kediri, PMI, dan relawan.
"Rencananya besok akan ada tambahan personel yang akan membawa perahu karet untuk bersama-sama melakukan pencarian korban," tandasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




