20 Calon Jemaah Haji Lansia Asal Tuban Gagal Berangkat ke Tanah Suci

"Untuk CJH tertua bernama Sripa, usianya 94 tahun asal Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel. Sedangkan, jemaah termuda usia 19 tahun bernama Sofi Diana Anggraeni asal Plumpang," kata Umi.

Mantan Ketua Fatayat NU Tuban itu menjelaskan, rangkaian kegiatan pada bimbingan kali ini dilakukan secara lengkap, baik umroh haji dan praktik pelaksanaan haji.

Sebelumnya, para CJH juga telah mendapatkan bimbingan manasik di Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) 16 kali dan pemantapan di KUA sebanyak 6 kali.

"Harapannya usai mendapatkan teori ini, CJH dapat mempraktikkan sesuai dengan syariat islam. Sehingga ketika di tanah suci, CJH dapat melakukan ibadah secara mandiri tanpa bergantung dengan siapa pun," paparnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: