Direktur Eksekutif Republic Research, Lasiono. Foto: Ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah akan dilaksanakan serentak di Indonesia pada 17 November 2024. Di Jawa Timur, terdapat 38 pesta demokrasi tingkat kabupaten/kota dan satu provinsi.
Direktur Eksekutif Republic Research, Lasiono, mengungkapkan dalam pilkada di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur didominasi kader muda Nahdliyin. Menurut dia, hal itu lumrah karena Jawa Timur merupakan basis Nahdliyin.
BACA JUGA:
- Usung Tema NU untuk Bangsa, Pengurus PCNU Bangil Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
- Lesbumi PWNU Jatim Dorong Penanaman Nilai Perjuangan NU kepada Gen Z Lewat Kajian Poskolonial
- Istighosah Kubro Gempol, Mbak Mela Pesan Jaga Aqidah Aswaja
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
"Kalau di pilgub jelas ada Mas Emil Elestianto Dardak yang berpeluang maju kembali bersama Bu Khofifah. Beliau salah satu di antara kader muda Nahdliyin yang punya peluang berkompetisi dalam Pilkada," ujarnya, Rabu (19/6/2024).
Ia menyatakan, munculnya kader muda berlatar belakang NU ini juga secara umum dibarengi dengan kualitas yang mumpuni dan juga logistik yang cukup. Baik itu mereka yang petahana mau pun penantang. Lasio menilai, munculnya kader muda Nahdliyin yang bertarung dalam kontestasi pilkada di Jatim menunjukkan keberhasilan kaderisasi di lingkungan NU.
"Generasi muda NU yang akan berkompetisi di pilkada ini banyak berpotensi terpilih. Mereka tersebar di sejumlah partai dan lintas profesi. Banyak juga yang berlatar belakang pesantren," katanya. (mdr/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




