
Ia menjelaskan, saat pementasan ke Italia dan Perancis dilakukan dengan menggunakan dana para donatur. Menurutnya, segala persiapan dilakukan agar wayang potehi asal Jombang ini dapat dikenal oleh warga dunia.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
"Jadi persiapan logistik dan pendanaan kami siapkan, kami iuran juga para donatur pengusaha, karena kami bangga membawa wayang potehi dikenal dunia," katanya.
Meski susah payah, kerja keras, dan jerih payah harus dilakukan untuk mementaskan wayang potehi didepan warga dunia, tidak menyurutkan langkah Toni bersama anggota yang lain untuk sampai di Italia dan didepan Unesco di Perancis.










