“Sosialisasi sudah, namun kami tetap menekankan pada Dishub selaku pengguna nantinya ikut mengawasi dan menekankan pada pihak rekanan memasang gambar desain yang akan dibangun. Agar tidak menjadi pertanyaan masyarkat,” beber dia lagi.
Untuk desain bangunan, harus memenuhi kebutuhan pengguna gedung, studinya berasal dari Dishub. Nanti, kata dia, kalau bangunan sudah dibangun, pengelolaan dan perawatan diserahkan kepada Dishub selaku pengguna. Total biaya pembangunan menelan Rp 2,4 miliar dari pagu semula Rp 3 M.
“Biaya diambil dari APBD 2015, nanti pihak Dishub yang akan mengelola di sana, bagaimana menjaring pedagang dan lain-lain,” katanya.
Terpisah, Kadishubkominfo Kota Batu, Bambang Kuncoro saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Yakni, pembangunan pasar yang sudah dalam tahap pembanguna yang kedua.










