Calon Bupati Kediri nomor urut 2, Hanindhito Himawan Pramana, saat berdialog dengan seorang ibu. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kebijakan zonasi di dunia pendidikan menjadi persoalan yang kerap dikeluhkan warga saat calon Bupati Kediri nomor urut 02, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan kampanye. Menanggapi hal tersebut, pria yang akrab disapa Dhito itu bakal meminta Kementerian Pendidikan untuk melakukan pengkajian ulang.
Sebagaimana dalam pertemuan dengan pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan anyaman di DPC Demokrat Kabupaten Kediri, Minggu (13/10/2024). Dalam pertemuan ini, para peserta berkesempatan menyampaikan aspirasinya kepada Dhito secara langsung.
BACA JUGA:
- Mas Dhito dan Mbak Cicha Ajak 200 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran di Kediri Town Square
- Bazar Ramadhan, Mas Dhito Beri Hadiah Belanja Gratis Bagi 10 Kader PKK Pengabdian di Atas 30 Tahun
- Setahun Kepemimpinan, Bupati Kediri Realisasikan 17 Program Prioritas
- Bupati Kediri Tetap Maksimalkan Program Kesehatan dan Pendidikan di Tengah Efisiensi Anggaran
Para peserta mengapresiasi program yang telah dijalankan Dhito dalam kepemimpinan di periode pertama, baik untuk UMKM maupun dalam bidang pendidikan. Hanya saja di sektor pendidikan, peserta ada yang mengaku miris dengan realita di lapangan dengan kebijakan zonasi.
Hadirnya kebijakan itu, bagi mereka yang secara ekonomi mampu ada pula yang mensiasati dengan mengupayakan pindah domisili dengan daerah yang masuk dalam zonasi, sehingga bisa masuk ke sekolah yang diinginkan.
Di sisi lain, kondisi yang ada di Kabupaten Kediri saat ini, sekolah mulai tingkat SD sampai SMA di tiap kecamatan terus mengalami penyusutan, yang mana semakin ke jenjang lebih tinggi jumlah sekolah semakin sedikit. Bahkan, untuk tingkat SMA atau sederajat tidak semua kecamatan memiliki.
Atas kasus yang terjadi di lapangan, warga mempertanyakan apakah kebijakan zonasi benar-benar bisa diterapkan di Kabupaten Kediri. Warga juga meminta supaya di setiap kecamatan didirikan sekolah setingkat SMA, seperti yang disampaikan Muyasaroh dari Kecamatan Tarokan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




