Dalam melakukan pendekatan kepada PKL, Wahyu menekankan pihaknya selalu mengedepankan sisi humanis. Hal itu lantaran sebagian besar PKL merupakan warga Kota Kediri yang harus diberikan solusi.
Wahyu menegaskan bahwa upaya yang dilakukan Pemkot Kediri untuk menjaga tata ruang kota yang apik.
“PKL boleh berjualan sampai malam hari sampai Taman Brantas Tutup dan kita fasilitasi tenda, listrik, air, parkir gratis. Tujuannya agar taman semakin semarak dan untuk menambah income mereka. Syaratnya tidak boleh meninggalkan barang supaya tetap indah dan bersih.
Dengan direlokasinya puluhan PKL ke Taman Brantas, Wahyu berharap dapat menciptakan kawasan-kawasan yang tertib lalu lintas serta perekonomian di sekitarnya bisa tetap hidup meskipun pindah lokasi.










