Kemudian, kata Kapolres Ngawi, satreskrim polres Ngawi menemui W saat dirawat di Puskesmas Pangkur. Diketahui W datang diantar oleh A.
Dari keterangan yang didapat, diduga bayi yang sudah dilahirkan, dibunuh dengan cara dibekap dan dikubur di belakang rumah A.
BACA JUGA:Cegah Antrean Kendaraan Membeludak, Satlantas Polres Ngawi Gencarkan Patroli di Sejumlah SPBU
"Setelah ada keterangan kuburan bayi itu kita bongkar untuk kepentingan penyelidikan bahwa kematian bayi tidak wajar," terang AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto Kapolres Ngawi.
Dari informasi yang dihimpun,n W yang merupakan mahasiswi Akademi perawat (Akper) melahirkan didalam kamar sendirian saat kedua orang tuanya tidak ada di rumah.










