
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Abu Hassan, mengatakan bahwa pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan digelar tahun ini.
Untuk waktu gelaran Pilkades, pihaknya masih menunggu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencabut moratorium atau penundaan.
"Pilkades serentak untuk 24 jabatan kepala desa yang kosong akan kami gelar pada tahun 2025. Untuk pelaksanaannya masih menunggu pencabutan moratarium dari Kemendagri," kata Abu kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (26/3/2025).
Ia menegaskan, kekosongan jabatan 24 kepala desa seharusnya sudah diisi pejabat kepala desa baru hasil Pilkades yang sedianya dilaksanakan tahun lalu.
Namun, Kemendagri saat itu menerbitkan moratorium yang isinya penundaan gelaran Pilkades 2024 karena ada pesta demokrasi (Pilpres, Pileg dan Pikada) serentak.
"Ketika moratorium dicabut, DPMD sudah siap menggelar Pilkades di 24 desa tahun ini," ucap Abu.
Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa, DPMD Gresik telah memasang staf dari kecamatan sebagai penjabat.
"Roda pemerintahan di 24 desa yang dipimpin oleh penjabat kades berjalan baik. Jabatan penjabat kades akan berlangsung hingga ada pejabat kades definitif hasil Pilkades," paparnya.
Terkait pelaksanaan Pilkades, sudah disiapkan anggaran dari pos bantuan keuangan (BK) sebesar Rp2,4 miliar pada APBD 2025.
"Untuk alokasi anggaran masing-masing desa yang menggelar Pilkades akan disesuaikan dengan jumlah hak pilih," pungkasnya. (hud/mar)