Kalaksa BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama beberapa hari ke depan.
"Akibat cuaca ekstrem dapat terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, jalan licin, dan pohon tumbang," kata Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Candra Ramadhani Amin, Senin (14/4/2025).
BACA JUGA:
- Pasokan Pangan di Sampang Aman, Diskopindag Sebut Distribusi Lancar Meski BBM Non-Subsidi Naik
- Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Inpres di Sampang, Tekan Biaya Logistik Nasional
- BMKG Juanda Imbau Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 24 Juni 2026
- 48 Kepala Sekolah di Sampang Dilantik, Bupati Tekankan Disiplin dan Keteladanan
Candra menjelaskan, saat ini wilayah Jawa Timur memasuki masa peralihan musim atau pancaroba. Sehingga, potensi cuaca ekstrem dapat terjadi, termasuk di Kabupaten Sampang.
"Peralihan musim ini disebabkan oleh dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya pola konvergensi di wilayah Jawa Timur," jelasnya.
Hasil analisa dari BMKG, ungkap Candra, terdapat gangguan gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin yang diprakirakan akan melintasi wilayah Jatim sepekan kedepan.
"Selain itu, kondisi atmosfer yang masih labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas di wilayah Jawa Timur mendukung untuk pertumbuhan awan Cumulonimbus yang signifikan," ujarnya.
"Khususnya wilayah yang rentan terhadap banjir, tanah longsor, jalan licin dan pohon tumbang,” sambung Candra.
Karena itu, pihaknya mengimbau bagi para pengendara agar tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan saat cuaca ekstrem berlangsung.
"Utamakan keselamatan, jika jarak pandang berkurang silahkan berhenti dan segera cari tempat yang paling aman,” pungkasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




