"Alhamdulillah saya senang bisa hadir di sini dalam pengukuhan tim SPAB. Ini dalam rangka kesiapan ketika terjadi bencana. Hal ini menjadi bagian terpenting untuk tanggap bencana," ujar Gus Qowim, sapaan akrab Wakil Wali Kota Kediri.
Menurutnya, semua lapisan masyarakat harus memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan bencana. Hal itu bertujuan untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan.
Ia mengapresiasi simulasi yang dilakukan. Menunjukkan bahwa tim SPAB telah memahami bagaimana penanganan awal bencana. Mulai dari mengimbau siswa agar tidak panik, lalu pengumpulan di titik evakuasi, penanganan terhadap korban, menenangkan siswa yang trauma, dan lainnya.
"Jadi harapannya tidak hanya ditangani instansi terkait, tapi diharapkan semua masyarakat mampu untuk tanggap bencana. BPBD selalu menjalin kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kesiapsiagaan bencana. Lalu juga memberikan pelatihan-pelatihan meminimalisir dampak yang ditimbulkan," ungkapnya.










