Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat berada di salah satu minimarket yang sudah menggunakan jukir resmi, Rabu (11/6/2025).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hadi Purwanto, juru parkir (Jukir) resmi salah satu minimarket di Jalan Kartini, Surabaya mengaku diintimidasi oleh sejumlah orang, Kamis (5/6/2025) lalu.
Menurut Hadi, sejumlah orang itu menyatakan bahwa lahan parkir ini merupakan penguasaannya.
BACA JUGA:
- Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai depan Hotel Narita Surabaya
- Rekonstruksi Pembunuhan Satpam di Surabaya Ungkap Motif Pelaku Pakai Pinjol Atas Nama Korban
- Ledakan Kompor Gas Portabel di Gubeng Kertajaya, Keluarga Korban Keluhkan Pelayanan RSUD Dr Soetomo
- Gus Afif Resmi Pimpin PKB Surabaya, Siap Kuatkan Konsolidasi Partai Hadapi Pemilu 2029
Mulanya, dua orang mendatangi dirinya, kemudian datang sejumlah orang lagi hingga total 8-9 orang untuk melakukan intimidasi agar lahan parkir pada minimarket itu dikembalikan.
"Intimidasi minta lahan, minta tempat buat makan sehari-hari. Kita arahkan untuk mediasi bahwasanya ini tempat Indomaret," kata Hadi kepada wartawan di lokasi, Rabu (11/6/2025).
Selain itu, sejumlah preman itu sempat membentak-bentak dirinya. Untung saja, tidak terjadi tindak kekerasan terhadap Hadi.
"Tidak ada kekerasan, bentak-bentak iya. Mengancam minta lahan parkir. Mediasi bahwasanya di sini sudah diberi arahan dari Pak Eri (wali kota) bebas parkir. Responnya menyanggupi," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




