SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Perubahan warna pagar kos pascapenemuan bayi yang meninggal di Jalan Gubeng Kertajaya gang IX E, menjadi perhatian. Kasatres PPA/PPO Polrestabes Surabaya, Kompol Melatisari, menyatakan peristiwa tersebut kini ditangani pihak kepolisian.
“Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap ibu dari bayi yang meninggal tersebut, dan harus berhati-hati dalam pemeriksaan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Peristiwa bermula dari suara tangisan bayi pada Kamis (6/8/2026) sekira pukul 08.00 WIB yang terdengar dari kamar lantai 2. Anak pemilik kos kemudian mendobrak pintu kamar, dan menemukan seorang mahasiswi dalam keadaan pingsan bersama bayi yang sudah meninggal.
Istri Ketua RT sekitar menyebut, pihak pengelola kos selama ini tidak pernah melaporkan identitas penghuni kepada RT.
“Kos nomor 8 milik Pak Warno, tapi dikelola putranya yang bekerja sebagai pegawai negeri. Selama ini tidak pernah melaporkan identitas penghuni kos,” katanya kepada BANGSAONLINE.com
Ia menambahkan, meski tidak ada laporan resmi, pihak kelurahan dan Babinkamtibmas Polsek Gubeng sesekali melakukan kunjungan untuk meminta data penghuni.
Pantauan di lokasi menunjukkan pagar besi kos yang sebelumnya berwarna hijau dicat ulang menjadi hitam setelah peristiwa tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pemilik kos belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan terkait pengawasan penghuni. (rus/mar)










