Ia mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya, tidak ada siswa yang merokok di lingkungan sekolah. Namun, ia mencatat fakta bahwa banyak siswa yang mencoba merokok di luar sekolah atau di rumah.
"Dari pantauan kami, anak-anak di lingkungan sekolah tidak ada yang merokok, tetapi di luar sekolah ataupun di rumah mereka banyak yang mencoba merokok," ujarnya.
Menurut Dian, yang merokok bukan hanya siswa di sekolah SMPN Satu Atap saja, tetapi itu berlaku di semua sekolah, sehingga pengawasan orang tua siswa sangat dibutuhkan.
"Saya sangat setuju dengan sosialisasi ini. ini program yang bagus, di sekolah sini sosialisasi KTR baru pertama kali. mohon kalau bisa dilakukan secara rutin setiap tahun," katanya.










