KH. Afifudin, Ketua PC LAZISNU Bangil.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - KH. Afifudin, Ketua PC LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama) Cabang Bangil, menyarankan kepada masyarakat supaya tidak terlalu mengekspos acara santunan anak yatim.
"Santunan (anak yatim) itu baik, tapi caranya harus baik juga," kata Gus Afif panggilan akrab salah satu keluarga besar Ponpes Canga'an, Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini saat ditemui di kediamannya, Jumat (4/7/2025).
BACA JUGA:
- Gus Afif Resmi Pimpin PKB Surabaya, Siap Kuatkan Konsolidasi Partai Hadapi Pemilu 2029
- HUT ke-26 HARIAN BANGSA, Gelar Khotmil Quran dan Doa Bersama Anak Yatim
- Ramadan Momentum Keluarga, Lia Istifhama Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan Emosional dengan Anak
- Gandeng Nurul Hayat, KWG Santuni Anak Yatim di Hari Pers Nasional 2026
Ia menjelaskan, bahwa mengadakan santunan harus didasari rasa empati tinggi kepada yang disantuni.
Gus Afif mengaku tidak bisa membayangkan perasaan anak yatim piatu yang disuruh naik ke podium untuk disantuni, sambil dielus-elus kepalanya di depan orang banyak.
"Lek gak percoyo ndang yatimo, terus diundang diunggahno pentas, diamplopi, dielus-elus ndase, rasane yo'opo (kalau tidak percaya coba seandainya anda jadi anak yatim, terus diundang naik ke panggung, diberi amplop, kepalanya dielus, bagaimana rasanya, red)," ucap Gus Afif.
Ia mencontohkan ajaran Nabi Muhammad SAW yang tidak pernah mengajarkan kegiatan santunan anak yatim dengan acara seremonial.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




