Gus Amik: Kiai Sopir Travel, Perintis Sholawat Gawagies yang Rendah Hati dan Menginspirasi

Ia pernah bercerita tentang pengalaman unik ketika seseorang datang ke rumahnya untuk mengundang acara sholawat. 

Setelah mengetahui bahwa Gus Amik sehari-hari bekerja sebagai sopir travel, orang tersebut membatalkan undangan. Hal ini menunjukkan masih adanya stigma terhadap profesi yang dianggap rendah, meski dijalani oleh sosok yang berilmu dan berakhlak.

"Lebih baik jadi sopir travel tapi tidak merugikan orang lain, daripada jadi pejabat tapi endingnya merugikan rakyat," ucap Gus Amik.

Ia menekankan, kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh materi, penampilan, atau jabatan, melainkan oleh ketakwaannya. Dalam ceramahnya, Gus Amik sering mengingatkan jamaah untuk hidup jujur dan sederhana. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: