KH Hafidzul Hakim dan KH Romli Syahir Diusulkan Pimpin PCNU Kota Kraksaan

KH Hafidzul Hakim dan KH Romli Syahir Diusulkan Pimpin PCNU Kota Kraksaan K.H. Romli Syahrir. Foto: ANDI SIRAJUDIN/BANGSAONLINE

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan, dinamika figur calon pemimpin mulai mengerucut dan memunculkan kejutan baru dari kalangan Nahdliyin. 

Salah satu nama yang menguat sebagai calon Ketua Tanfidziyah adalah KH Hafidzul Hakim Noer, pimpinan Sholawat Subhal Muslimin. 

Sementara itu, muncul nama baru yang dinilai cocok untuk mendampinginya sebagai Rois Syuriah, yakni KH Dr. H.M. Romli Syahir Lc., M.Si., Pengasuh Pondok Pesantren Ulil Albab, Brumbungan Lor, Gending, Kabupaten Probolinggo.

Lulusan S1 Baghdad, Irak, itu dianggap sebagai sosok akademisi yang mampu melengkapi karakter keagamaan KH Hafidzul Hakim. Kombinasi keduanya dinilai ideal oleh sejumlah pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Kota Kraksaan.

Ketua Rois Syuriah MWC Gending, KH Abdul Qodir Jaelani, menyatakan dukungannya terhadap mereka.

"Tanfidznya merut saya Nun Hafidz layak mas. Namun, untuk Rois-nya cocok KH Ramli Syahir. Beliau itu cendekiawan dan lulusan Irak. Otomatis, sosok keilmuan agama dan akademisnya sudah tidak bisa diragukan lagi," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (3/9/2025).

Ia menambahkan, KH Romli merupakan alumni Ponpes Nurul Jadid, Paiton, dan bagian dari keluarga besar Bani Qomariszaman, Ponpes Zail Hasan Genggong.

"Alhamdulillah, jika beliau (Kiai Romli) mau untuk dicalonkan sebagai Rois Syuriah. Saya mendukung sekali dan ini kesempatan untuk melakukan perubahan struktur baru untuk PCNU Kota Kraksaan," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Katib Syuriah MWC NU Banyuanyar, Ustaz Syaifuddin. Ia menyampaikan dukungannya terhadap kedua figur tersebut.

"Saya cenderung ke Kiai Hafidzul Hakim Noer jika tanfidz-nya. Namun, kalau Rois-nya kayaknya Kiai Romli Syahir layak. Beliau itu, wawasannya sangat luas dan kompetensinya bagus sekali," tuturnya.

Ketua Rois Syuriah MWC NU Pajarakan, KH Nur Ja’far, menilai KH Romli sebagai tokoh nasional dalam hal pemikiran dan keilmuan.

"Artinya, NU ini perlu sosok-sosok seperti ini. Kiai Romli ini sudah mewakili dalam banyak hal mas. Secara akademis, beliau doktor dan Rois itu harus sosok yang alim. Nah, beliau telah memiliki itu semua," ucapnya.

Saat dikonfirmasi, KH Romli Syahir menyatakan kesiapannya jika diberi amanah sebagai Rois Syuriah PCNU Kota Kraksaan. Ia membenarkan bahwa sejumlah MWC telah memintanya untuk bersedia dicalonkan.

"Benar memang ada MWC yang meminta itu. Namun, saya tidak lantas mengiakan tawaran itu. Saya harus terlebih dahulu sowan dan meminta petunjuk atau restu kepada sesepuh kiai di Probolinggo dalam hal ini Ponpes Genggong, Nurul Jadid, Badridudja dan Kalikajar," paparnya.

Sebagai alumni Nurul Jadid dan dosen di Universitas Zail Hasan (Unzah), ia menegaskan jabatan adalah amanah, dan ia tidak akan mengejar jabatan secara ambisius.

"Kalau saya diberi amanah itu tidak menolak dan saya tidak akan berburu mati-matian atas jabatan itu. Karena bagi saya, saya bisa mengabdi di mana-mana untuk masyarakat," pungkasnya. 

Profil Singkat K.H. Romli Syahir

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Gila NU dan Orang NU Gila, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (16)':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO