Namun, ia enggan menyebutkan letak penyimpanan koleksi-koleksi tersebut.
Karena ia mengkhawatirkan akan terjadi aksi susulan yang bisa menyebabkan kembali hilangnya arca yang juga menjadi salah satu identitas Kabupaten Kediri tersebut.
Menurutnya, dari sekian aset yang dijarah, arca ini tak dapat ditaksir dengan nominal.
"Kerugian pemkab ini tidak bisa ditaksir secara nominal karena ada benda-benda yang hilang, tapi alhamdulillah arca Fragmen Kepala Ganesha sudah kembali," jelas Dhito.










