Ia menambahkan, sosialisasi telah dilakukan secara masif melalui media sosial, banner, dan spanduk di dalam dan luar Kota Kediri. Selain itu, sistem ATCS (Area Traffic Control System) juga dimanfaatkan untuk menginformasikan penutupan dan memantau kepadatan lalu lintas secara real-time.
“ATCS terus kami pantau dari pagi hingga malam untuk mengatur durasi traffic light sesuai kondisi lapangan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di titik-titik rawan, Dishub Kota juga telah berkoordinasi dengan jajaran Polres dan siap menambah personel di lapangan, terutama pada jam-jam sibuk.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses rehabilitasi ini. Semoga masyarakat dapat memahami dan mendukung upaya ini demi terciptanya infrastruktur yang lebih aman dan berkelanjutan,” kata Didik.










