Pertamina Grand Prix of Indonesia, Foto: Pertamina
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Bukan hanya tentang siapa yang tercepat di jalur lintasan, ajang balap motor MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3-5 Oktober mendatang menjadi harapan bagi perputaran ekonomi Tanah Air.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, Presiden Prabowo Subianto berharap ajang ini mampu mendorong perputaran ekonomi serta sektor pariwisata nasional.
BACA JUGA:
- Frustrasi di Mugello, Fabio Quartararo Akui Kehilangan Motivasi Bersama Yamaha
- Meski Belum Pulih Total, Marc Marquez Bangga dan Puas Bisa Finis Ke-7 di GP Italia
- Per Hari Ini, Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamina Dex Turun, Inilah Daftar Harganya
- Idul Adha 2026: Pertamina Patra Niaga Salurkan 2.031 Hewan Kurban
“Melalui gelaran ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi daerah dan nasional Rp 4,5 hingga Rp4,8 Triliun,” ucap Erick pada konferensi press Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 Senin, 29 September 2025.
Di sisi lain, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso berkomitmen untuk memantapkan perusahaannya dalam menyokong keberhasilan ajang ini.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bagian dari wujud energi Mandalika untuk Indonesia dalam memperkuat citra di mata dunia. Melalui ajang ini, Pertamina membuka peluang pemberdayaan ekonomi lokal, memperkenalkan produk unggulan nasional, serta menunjukkan komitmen Pertamina dalam mendukung energi berkelanjutan dan sport tourism,” ujar Fadjar.
Direktur Pemasaran Regional PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto mengatakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal mampu meraih omzet besar di event MotoGP Mandalika tahun ini.
"Terbukti, mereka bisa meningkatkan omzet penjualan dalam tiga hari hampir 1 miliar rupiah (pada tahun sebelumnya), bahkan ada juga produk mereka yang akhirnya mulai go global,” ungkapnya. (fah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




