Wakil Ketua PCNU Kota Surabaya, H. Syafiuddin menambahkan bahwa kepengurusan Prof. Mukhrojin meninggalkan tradisi positif yang layak dilanjutkan.
“Di kepengurusan Prof. Moh. Mukhrojin telah memberikan contoh tradisi yang baik, tertib laporan, dan semua aset yang telah dikelola diserahkan kembali kepada kepengurusan selanjutnya,” kata Syafiuddin.
Pesan juga datang dari Rais Syuriah PCNU Kota Surabaya, KH. Dzul Hilmi Ghozali yang menekankan pentingnya menjaga amanah dan mengoptimalkan potensi.
“Menjaga amanah itu penting. Masih banyak potensi di Surabaya yang belum optimal. Semoga yang sudah dibangun oleh kepengurusan lama dan sudah baik bisa diteruskan. Hal-hal yang belum optimal tolong dioptimalkan pada periode selanjutnya,” ujar Kiai Dzul Hilmi Ghozali.










