Musaheri menjelaskan, pihaknya ingin melihat sejauh mana pembinaan di tingkat bawah berhasil menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian kepada anak-anak.
Ia menambahkan, generasi muda saat ini menghadapi tantangan besar di era digital.
BACA JUGA:Antrean BBM di Sumenep Kembali Mengular, Konsumen Rela Cari Informasi Sebelum Isi Bahan Bakar
Menurutnya, kemudahan akses informasi perlu diimbangi dengan kemampuan menyaring nilai-nilai positif.
Karena itu, LDII berkomitmen memperkuat pembinaan melalui kegiatan pendidikan, keagamaan, dan aktivitas positif lainnya di bawah naungan lembaga tersebut.










