Kaharuddin juga menyoroti nilai strategis KSOT tidak hanya terletak pada hasil teknis, tetapi juga pada proses panjang riset, rekayasa, dan adaptasi teknologi oleh para engineer Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pertahanan mengapresiasi pencapaian tersebut dan menyebutnya sebagai terobosan teknologi industri pertahanan.
“Hari ini adalah terobosan teknologi industri pertahanan yang kita semua saksikan,” katanya.
Ia optimistis akan muncul inovasi-inovasi baru di masa mendatang. Uji torpedo KSOT dinilai memperkuat fondasi pengembangan sistem bawah laut masa depan seperti Unmanned Underwater Vehicle (UUV) dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV), serta berpotensi diterapkan pada kapal permukaan.










