Sachariano menambahkan bahwa penyakit ini tidak selalu menampilkan gejala secara langsung.
āKuman bisa ātidurā di dalam tubuh dan baru aktif ketika daya tahan tubuh menurun. Karena itu, deteksi dini sangat krusial untuk mencegah penularan lebih lanjut,ā jelasnya. Ia juga menyampaikan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Sisir terdapat sejumlah warga dari berbagai usia yang tengah menjalani pengobatan TBC. āMasyarakat tidak perlu takut, pengobatan dan pencegahan bisa dilakukan secara teratur dengan pendampingan tenaga kesehatan,ā tegas Sachariano.
Petugas Dinkes Kota Batu, Yoni Hadi Purnomo, turut memberikan penjelasan teknis mengenai prosedur skrining.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan melalui dua metode utama, yakni pemeriksaan dahak dan tuberculin skin test (TST).










