"Iya, ada penangkapan, namun langsung diajukan untuk direhabilitasi," kata Erik, Minggu (16/11/2025).
Hanya saja, pada proses rehabilitasi ini muncul dugaan adanya permintaan sejumlah dana dengan dalih biaya pembebasan.
Informasi yang dihimpun, FD dibawa ke Panti Rehabilitasi Al Kholiqi di wilayah Tulangan, Sidoarjo. Keluarga korban akhirnya berkomunikasi dengan seorang pria inisial AR, yang kemudian meminta nominal sekitar 20 juta rupiah.
"Sudah ada yang atur, Mas, dari pihak rehab dan infonya diminta Rp20 juta," jelas seorang sumber yang meminta namanya dirahasiakan, saat diwawancarai BANGSAONLINE.com.










