LSM Koreksi saat mengukur ketebalan aspal
SITUBONDO,BANGSAONLINE.com - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Koreksi Situbondo menepis tudingan bahwa mereka mengganggu pelaksanaan pengaspalan jalan di Desa Gebangan, Kecamatan Kapongan.
LSM Koreksi mengaku justru menemukan dugaan kuat terjadinya pengurangan ketebalan aspal dari spesifikasi yang ditetapkan.
BACA JUGA:
- Wakil Rais Aam Mundur dari Koperasi BUMNU, Kiai Afif: Saya Baru Tahu Kalau Jadi Pengurus
- Mediasi Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur di Situbondo Gagal, Proses Hukum Jalan Terus
- Orang Tua di Situbondo Laporkan Kakek 60 Tahun atas Dugaan Pencabulan Anak Usia 4,5 Tahun
- Pemkab Situbondo Rencanakan Revitalisasi Pasar Mimbaan Baru
Ketua DPC LSM Koreksi Situbondo, Munihwar, mengatakan pihaknya melihat kejanggalan dalam pelapisan aspal yang dikerjakan.
"Realitasnya [ketebalan aspal] 2 cm, bahkan di bawahnya. Pinggirannya tidak bisa diukur," ujar Munihwar.
Ia menegaskan bahwa ketebalan aspal seharusnya mencapai 5 cm saat dihamparkan dan setelah pemadatan idealnya berada pada kisaran 3 hingga 3,5 cm.
"Dugaan kami kuat mengurangi ketebalan," tegasnya.
Munihwar menyampaikan bahwa indikasi pengurangan ketebalan tersebut juga terlihat dari penggunaan tonase aspal yang dinilai tidak sesuai kebutuhan lapangan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




